Jalan Malioboro, Tempat Wisata di Jogja yang Dirindukan

By | February 2016
Jalan Malioboro Jogjakarta wikipedia

Mungkin tak banyak kota di Indonesia yang menawarkan kearifan budaya lokal seperti halnya kota Yogyakarta. Ya, kota ini selalu dirindukan oleh semua orang yang pernah berkunjung ke kota budaya ini. Jalan Malioboro, Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, dan ratusan tempat wisata di Jogja lainnya menjadi salah satu alasan mengapa Jogja menjadi kota paling istimewa untuk di kunjungi.

Jika ditanya apa yang paling diingat tentang Yogyakarta, semua orang pasti semua menjawab Jalan Malioboro. Pendek kata, berkunjung ke Jogja kurang lengkap jika tidak singgah di Malioboro. Maka cukup menarik jika banyak yang mengatakan “Jangan bilang pernah ke Jogja jika belum berjalan-jalan di Malioboro”.Tempat wisata di Jogja terpopuler Jalan Malioboro Jogjakarta

Fasilitas Lengkap di Satu Lokasi

Bisa dipastikan Jalan Malioboro merupakan jalan paling populer di Yogyakarta. Ditempat ini fasilitas yang dibutuhkan wisatawan semua tersedia. Mulai dari Mall, rumah makan, tempat makan lesehan, hotel murah hingga berbintang, bahkan alat transportasi tradisional seperti becak dan delman juga tersedia rapi di sepanjang jalan ini.

Jalan Malioboro juga menjadi pusat oleh-oleh terlengkap yang mungkin tidak akan kita temui beberapa tempat wisata di Jogja lainnya. Ketika menyusuri sepanjang jalan ini, kita bisa menjumpai beragam souvenir mulai dari batik, kaos, blangkon, dan aneka kerajinan tangan dengan tema Yogyakarta.

Selain bermacam-macam souvenir, di jalan Malioboro dengan mudah kita bisa mendapatkan jajanan khas Jogja seperti Bakpia Patok dan kue Yangko, tentu saja disertai pelayanan ramah para penjualnya. Jangan lupa berjalan-jalan di Malioboro malam hari, kita akan disuguhi lagu-lagu khas musisi jalanan dengan alat musik tradisional.

Mau berkeliling di kawasan Malioboro? Gunakan saja moda transportasi tradisional yang berderet di sepanjang Jalan ini. Kita tinggal pilih ada becak, delman, ojek, yang siap mengantar kita mengunjungi beberapa pusat oleh-oleh Bakpia Patok atau tempat grosir pakaian murah.

Tempat Wisata Lain di Jalan Malioboro

Seperti yang diulas diawal, di Jalan Malioboro terdapat fasilitas lengkap bagi para pengunjung. Bahkan di kawasan wisata ini masih terdapat tempat wisata lain yang masuk deretan tempat wisata terpopuler di Yogyakarta. Salah satunya Keraton Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta adalah pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, pusat budaya sekaligus tempat tinggal Sri Sultan beserta seluruh keluarganya. Sebagai tempat wisata budaya di Jogja, Keraton Yogyakarta dibuka untuk umum mulai pukul 8.30 wib – 12.30 wib. Khusus hari Jumat dan Sabtu tutup lebih awal yaitu pukul 11.00 wib.

Selain Keraton Yogyakarta, Benteng Vredeburg adalah tempat wisata lain yang masih berada di kawasan Jalan Malioboro. Tempat wisata ini merupakan sebuah museum, dimana didalamnya terdapat banyak benda peninggalan bersejarah di zaman perjuangan. Di Benteng Vredeburg ini juga terdapat ruangan khusus untuk pemutaran film dokumenter yang mengisahkan kondisi Indonesia di masa pendudukan penjajah.

Benteng Vredeburg buka setiap hari Selasa – Jumat pukul 8.00 wib – 16.00 wib dan hari Sabtu – Minggu pukul 8.00 wib – 17.00 wib. Sedangkan untuk hari Senin tutup.

Tempat wisata terakhir di Jalan Malioboro yaitu Pasar Beringharjo. Di pasar tradisional ini pengunjung dapat membeli aneka batik dengan harga murah. Tak hanya itu, di Pasar Beringharjo kita bisa mendapatkan aneka kerajinan tangan, aksesoris, jajanan, hingga semua jenis rempah-rempah untuk bahan jamu tradisional.

Sampai kapanpun Jogja selalu istimewa. Jadi jangan pernah ragu untuk datang ke Jogja, karena Jalan Malioboro dan tempat wisata di Jogja lainnya selalu siap menyambut kita dengan keindahan dan keramahannya.

Video Seniman Jalanan Malioboro

Video Seniman Jalanan yang unjuk kebolehan di Malioboro, By Pengamen Jalanan (Sumber : Youtube)

(rif)