Monjali : Tempat Wisata di Jogja Simbol Sejarah

By | February 2016
Diorama perjuangan di Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali atau lebih populer disebut Monjali merupakan tempat wisata di Jogja yang sarat akan sejarah. Namanya mungkin belum setenar Jalan Malioboro atau Pantai Parangtritis, namun bagi mereka yang ingin menggali lebih dalam tentang sejarah perjuangan di zaman penjajahan, Monjali adalah opsi wisata yang tepat.

Yogyakarta memang terkenal dengan budaya yang kental, namun meski begitu perjuangan para pahlawan dulu tak lupa diapresiasi. Salah satunya dengan dibangunnya Monumen Jogja Kembali yang kini menjadi kawasan wisata terkenal di Jogja. Tempat wisata di Jogja ini berada sebelah utara Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta dimana di lokasi yang sama juga terdapat Taman Pelangi atau Taman Lampion.

Tempat wisata di Jogja Monumen Jogja KembaliMuseum Monumen Jogja Kembali

Memasuki museum Monjali nuansa edukasi langsung terasa. Ditempat ini banyak menggambarkan perlawanan rakyat Yogyakarta terhadap penjajahan Belanda. Monumen yang bentuk bangunannya menyerupai Tumpeng ini memiliki ketinggian 31,8 meter dan dibagi menjadi 3 lantai.

Terdapat 2 akses pintu utama yaitu bagian Timur dan Barat menuju lantai satu. Di lantai satu kita bisa menjumpai tak kurang dari 1000 koleksi yang berkaitan dengan sejarah perjuangan tahun 1945 – 1949. Untuk menuju lantai dua disediakan pintu utama bagian Utara dan Selatan. Di lantai dua ini kita bisa menyaksikan berbagai diaroma dan relief. Dan yang terakhir di lantai tiga merupakan ruangan khusus untuk meditasi yang ditujukan untuk para pahlawan.

Halaman museum Monjali cukup membuat kita takjub dimana terdapat sebuah dinding bertuliskan puisi “Karawang – Bekasi” karya Chairil Anwar. Juga terdapat 422 nama pahlawan yang konon gugur di daerah Wehkreise III antara Desember 1948 – Juni 1949. Terselip misi khusus dengan puisi dan nama-nama pahlawan tersebut dimana butuh pertaruhan nyawa untuk mempertahankan NKRI terutama wilayah Yogyakarta kala itu.

Tempat wisata di Jogja : Taman lampion taman pelangi di Monumen Jogja KembaliTaman Pelangi – Taman Lampion

Taman Pelangi atau Taman Lampion termasuk tempat wisata di Jogja yang masih berada satu kawasan dengan Monjali. Banyak wisatawan yang berkunjung di Taman Pelangi khususnya pada malam hari. Ya, suasana Taman Pelangi di malam hari memang indah dimana kita bisa menikmati replika bunga warna-warni, burung, kereta, naga, kuda, dan berbagai bentuk replika lain yang menyala.

Taman pelangi atau Taman Lampion dibuka pertama kali tahun 2011 silam. Tak kurang dari 20 wahana didalamnya, lengkap dengan sekitar 25 stand yang menjual makanan dan minuman. Adapun wahana di Taman Pelangi diantaranya: Perahu Dayung, Becak Air, Bola Air, Speed Boat, Bumper Boat, Boom-Boom Car, Junior Jet, Trampoline, ATV, Safari Train, Euro Bungae, Battery Car, dan masih banyak lagi aneka permainan lainnya.

Harga masing-masing wahana bervariasi mulai Rp. 10 ribu – Rp. 20 ribu. Bagi yang punya hobi memancing, di Taman Pelangi juga disediakan tempat pemancingan. Uniknya hasil memancing bisa langsung dimasak di lokasi.

Harga tiket masuk tempat wisata Monjali Rp. 10 ribu untuk hari biasa, dan Rp. 15 ribu untuk hari Minggu atau hari-hari libur lainnya. Hanya dengan satu tiket kita bisa berkeliling di Monumen Jogja Kembali dari lantai satu sampai lantai tiga. Namun untuk menikmati berbagai wahana didalamnya tentu saja harus mengeluarkan biaya lagi.

Monjali benar-benar kental dengan nuansa Yogyakarta tempo dulu. Tergambar jelas bagaimana proses perkembangan Jogja dari awal hingga menjadi kota multikultural dengan berbagai suku dan ras didalamnya. Pendek kata, Monumen Jogja Kembali adalah tempat wisata di Jogja dengan nilai edukasi tinggi, dan keberadaannya kian sempurna dengan Taman Pelangi sebagai sarana wisata keluarga.

 

Peta Lokasi Taman Lampion Monjali

(rif)

Incoming search terms:

One thought on “Monjali : Tempat Wisata di Jogja Simbol Sejarah

  1. Pingback: 4 Tempat Wisata di Jogja Terpopuler - Seputar Jogjakarta | Seputar Jogjakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *