Tempat Wisata di Jogja : Berburu Cinderamata Kerajinan Perak Kotagede

By | April 2016
Tempat Wisata di Jogja - Berburu Cinderamata Kerajinan Perak Kotagede

Seharian memanjakan diri dengan pesona Pantai Parangtritis mungkin membuat kita ketagihan menikmati tempat wisata di Jogja lainnya. Baiklah, beranjak dari wisata pantai sekarang kita meluncur ke arah Tenggara Kota Yogyakarta menuju pusat Kerajinan Perak Kotagede.

Ditempat ini kita akan dibuat tercengang dengan keindahan aneka kerajinan dari perak yang begitu indah. Benar, Kotagede adalah destinasi wisata yang tepat jika kita ingin mencari oleh-oleh khas Jogja untuk orang tercinta di rumah.

Selain menawarkan beragam kerajinan tangan dari perak, disini kita bisa menjumpai aneka makanan khas Jogja juga berbagai jenis batik.

Sama seperti tempat wisata di Jogja lainnya, pusat Kerajinan Perak Kota Gede ini selalu disambangi wisatawan mancanegara yang suka berburu pernak-pernik atau aksesoris unik dari bahan perak.

Perpaduan Ukiran Jawa dan Hindu

Hampir setiap daerah di Indonesia terdapat industri khusus kerajinan perak. Namun Kerajinan perak Kotagede mempunyai daya tarik dan ciri khas berbeda. Aneka kerajinan perak Kotagede memiliki keunikan dari seni ukirnya. Dengan kata lain ukiran perak Kotagede mempunyai tingkat ketelitian lebih tinggi sehingga terlihat berbeda dan lebih indah dibanding ukiran perak dari daerah lain.

Perlu diketahui, pusat Kerajinan Perak Kotagede ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Ciri khas perak Kotagede ukiran yang unik dan indah, yaitu perpaduan ukiran budaya Jawa dengan ukiran khas masyarakat Hindu.

Jadi jika diperhatikan dengan seksama maka setiap produk perak Kotagede ini identik dengan perpaduan Jawa dan Hindu, salah satu contohnya desain ukiran Candi Prambanan.

Sebuah ide yang brilliant sebab perpaduan ukiran Jawa dan ukiran masyarakat Hindu ini ternyata melahirkan sebuah asimilasi budaya yang baik. Hal inilah yang menjadi alasan utama para kolektor kerajinan perak mengunjungi tempat ini.

Jadi bukan hal yang aneh lagi jika kemudian Kotagede menjadi penyuplai utama kerajinan dari perak untuk pemerintah. Memang benar, para pengrajin perak di Kotagede sering mendapat pesanan dari istana negara berupa tea set, maupun perabot-perabot lain.

Masa sulit pernah dialami para pengrajin perak Kotagede, terutama saat terjadi krisis moneter tahun 1998 silam. Harga perak yang hanya Rp. 400 ribu perkilogram melonjak tajam hingga mencapai Rp. 3 juta perkilogram kala itu. Kondisi tersebut sempat membuat para pengrajin kehilangan pelanggan.

Namun kini semua sudah kembali seperti semula, bahkan jumlah wisatawan di pusat kerajinan perak ini semakin meningkat.

Aksesoris Cantik dan Murah di Kotagede Jogjakarta

Disepanjang jalan Kotagede, hingga ke pusat Kotagede terdapat banyak sekali kios dan toko yang menjual berbagai macam kerajinan tangan dan aksesoris cantik semacam tea set, gelang, kalung, cincin, bross, anting-anting dan masih banyak lagi.

Untuk harga aksesoris perak cukup variatif, ada harga Rp. 75 ribu bahkan ada yang mencapai Rp. 1 juta.

Mungkin banyak dari kita yang masih awam dengan kerajinan perak, terutama keaslian atau kemurnian perak. Sebenarnya aneka kerajinan perak di Kotagede ini terbuat dari perak asli. Namun jika penasaran dengan kadar kemurnian perak, pengunjung bisa singgah di Balai Besar Perindustrian di daerah Kusumanegara.

Untuk mengetahui standar mutu dan harga perak terkini sebaiknya kita singgah di art shop Koperasi Produksi Pengusaha Perak Yogyakarta (KP3Y).

Jika sudah paham dengan seluk-beluk bahan dan kerajinan perak, perjalanan bisa kita teruskan ke sejumlah art shop sambil menikmatai suasana Kotagede. Sebuah kota tua yang eksotis dan sarat sejarah.

Peta Lokasi Kerajinan Perak Kotagede     

Ada banyak toko perhiasan perak menyebar di Kotagede, terutama di Jalan Kemasan.

Video Kerajinan Perak Kotagede

Video kerajinan perak Kotagede, by Taste Jogja. (Sumber : youtube)

(rif)

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *