Tempat Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi : Eduwisata Benteng Vredeburg

By | May 2016
Tempat Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi - Benteng Vredeburg 1

Sejarah mencatat Yogyakarta memiliki andil besar terhadap perjuangan merebut kemerdekaan sejak zaman kerajaan Mataram dulu. Hal ini diperkuat dengan sejumlah bangunan bersejarah yang kini menjelma menjadi menjadi tempat wisata di Jogja yang wajib dikunjungi terutama oleh mereka yang suka memperluas wawasan tentang sejarah. Benteng Vredeburg termasuk satu diantara puluhan peninggalan bersejarah sekaligus menjadi icon wisata kota Jogja paling populer.

Kawasan wisata Benteng Vredeburg hampir semua didominasi bangunan-bangunan tua dengan tiang penyangga besar yang menegaskan ciri khas arsitektur Belanda. Menurut sejarah bangunan-bangunan tersebut dibangun sejak 1760 – 1765. Konon status tanah dimana Benteng Vredeburg berdiri masih milik Keraton Yogyakarta akan tetapi penggunaannya di bawah pengawasan Nicolas Harting, Gubernur pantai utara Jawa kala itu.

Wisata Edukasi Tentang Seni, Budaya, dan Sejarah

Begitu memasuki pintu utama Benteng Vredeburg kita akan disambut sebuah pintu gerbang dengan karakteristik desain yang masih asli zaman penjajahan. Karakter bangunan yang menonjolkan arsitektur Belanda semakin terlihat dari temboknya yang tebal dan kokoh. Dibagian paling depan terdapat dua pasang pilar besar masing-masing disebelah kanan dan kiri.

Museum Benteng Vredeburg adalah museum perjuangan yang sangat erat kaitannya dengan sejarah nasional bangsa Indonesia.

Tempat bersejarah ini kini menjadi destinasi wisata edukasi dimana didalamnya memuat secara lengkap tentang seni, budaya, serta sejarah. Hal ini diperkuat dengan banyaknya patung diaroma yang ‘menceritakan’ perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah. Disini pengunjung juga bebas berfoto dengan background patung-patung tersebut.

Sejarah Benteng Vredeburg

Pertama kali dibangun bentuk bangunan Museum Benteng Vredeburg tidak seperti sekarang ini. Dulunya hanya bangunan sederhana dengan tembok terbuat dari tanah serta tiang penyangga terbuat dari kayu pohon kelapa. Begitu juga dengan bagian dalamnya terbuat dari bahan bambu dan kayu serta atap dari ilalang.

Secara keseluruhan bangunan ini berbentuk bujursangkar dimana pada masing-masing sudutnya nampak seperti bekas penjagaan. Keempat sudut bangunan ini biasa disebut Seleka atau Bastion.

Pada pemerintahan Sultan ke 4, empat sudut bangunan Benteng Vredeburg ini diberi nama Jaya Prayitna (sudut Tenggara), Jaya Prakosaningprang (sudut Barat Daya), Jaya Purusa (sudut Timur Laut), dan Jaya Wisesa (sudut Barat Laut).

Benteng Vredeburg sendiri dibangun lebih permanen waktu pemerintahan Gubernur Belanda W.H Van Ossenberg. Tujuannya supaya bangunan terlihat lebih kokoh, gagah, dan terjamin keamanannya.

Pembangunan secara permanen ini dimulai pada tahun 1767 dibawah kendali Ir. Fans Haak, seorang arsitek dari Belanda, dan baru selesai 20 tahun kemudian atau tepatnya tahun 1687.

Fasilitas di Benteng Vredeburg

Di Benteng Vredeburg ini pengunjung dapat memikmati berbagai fasilitas yang disediakan. Fasilitas-fasilitas ini biasanya dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan seni, budaya, atau ruang pengenalan (disebut juga Mini Studio). Di ruangan ini kita bisa menyaksikan pemutaran film dokumenter durasi pendek via multimedia video.

Selain itu kita juga bisa mengunjungi ruangan lain yang memuat diaroma 1 dan 2 yang dilengkapi perangkat layar sentuh sebagai media interaktif. Melalui media ini kita bisa mengetahui, menelusuri, dan mempelajari sejarah secara luas dengan langkah mudah.

Di Benteng Vredeburg juga terdapat peta besar yang memuat nama-nama jalan serta informasi destinasi wisata di Jogja secara lengkap.

Jam Buka Benteng Vredeburg

  • Selasa – Jumat: 00 – 16.00 Wib
  • Sabtu – Minggu: 00 – 17.00 Wib
  • Senin TUTUP (hari libur Nasional tetap buka)

Harga Tiket Benteng Vredeburg

Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal:

  • Dewasa Rp. 2000 per-orang atau Rp. 1000 khusus untuk rombongan
  • Anak-anak Rp. 1000 per-anak atau Rp. 500 khusus untuk rombongan

Harga tiket untuk wisatawan mancanegara:

  • Dewasa & Anak-anak Rp. 10.000 per-orang

Lokasi Benteng Vredeburg

Jalan Jend. A. Yani No. 06 – Yogyakarta (Ujung Jalan Malioboro)

Peta Lokasi Benteng Vredeburg

Video Benteng Vredeburg

Video mengenai sejarah dan fungsi bangunan di Benteng Vredeburg Jogja, (sumber : Youtube)

 

(rif)

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *